![]() |
| BEI |
Di tengah kabar duka cita hilangnya ratusan penumpang
Indonesia dalam penerbangan Air Asia, ada juga kabar baik yang datang bagi
Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk 10 besar pasar saham dengan
penguatan tertinggi di dunia minggu lalu. Namun masih ada dua perdagangan lagi
sampai tutup tahun 2014.
Per tanggal 23 Desember 2014 kemarin Indeks Harga Saham
Gabungan (IHSG) sudah naik hingga 20,24% dari awal tahun.
Penguatan ini membuat pasar modal Indonesia menduduki urutan
ke-9 tertinggi di dunia di atas bursa saham Serbia yang naik 19,76%.
Posisi pertama diraih oleh bursa saham Argentina dengan
penguatan lebih dari 50%, diikuti oleh Tiongkok dan India di posisi
selanjutnya.
Di bawah ini adalah urutan 10 besar bursa saham dengan
kinerja tertinggi menjelang tutup tahun 2014:
Argentina 54,51%
Tiongkok 43,32%
India 29,93%
Pakistan 25,69%
Turki 24,61%
Sri Lanka 22,41%
Filipina 22,01%
Denmark 21,28%
Indonesia 20,24%
Serbia 19,76%
Prestasi seperti ini harus dipertahankan. Kemungkinan untuk
mempertahankan serta meningkatkan lagi prestasi ini sangat besar karena
pemerintahan Jokowi sepertinya lebih mendukung adanya investasi dibanding pemerintahan
terdahulu, pemerintahan SBY. Ketertarikan perusahaan luar negeri untuk
berinvestasi di Indonesia harus disambut baik dan justru diberikan kemudahan
dan insentif supaya menarik investor yang lainnya lagi.
Dengan tingginya tingkat investasi akan otomatis
meningkatkan perekonomian negara. Semoga saja pemerintah bisa memanfaatkan
sebaik-baiknya posisi Indonesia yang sudah di atas angin ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar