Senin, 23 Maret 2015

Indonesia Terbuka untuk Investasi dari Jepang

Jokowi - Shinzo Abe
Kabar baik untuk dunia investasi datang dari negeri Sakura. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke sana untuk mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Tokyo. Buah dari pertemuan tersebut yaitu bahwa Jokowi mengundang sebanyak-banyaknya investasi dari Jepang ke Indonesia.

Jokowi menyampaikan bahwa tujuan dari pertemuan bilateral tersebut adalah agar semakin banyak investor Jepang yang mau investasi di Indonesia terutama di bidang-bidang yang mungkin bisa dikerjasamakan.

Sektor-sektor yang dijanjikan Jokowi bisa dimasuki pebisnis Jepang adalah pembangkit listrik, pelabuhan, infrastruktur jalan maupun jalan tol, hingga pembangunan kawasan industri. Menurut Jokowi, tawaran Indonesia tersebut disambut baik oleh PM Abe.

Jokowi menjelaskan bahwa dari pertemuan tersebut muncul kesepakatan mengenai promosi investasi Indonesia-Jepang.

Jokowi menargetkan pembangunan infrastruktur di Indonesia dalam 5 tahun ke depan akan meningkat pesat. Salah satu fokus pertemuan ini memang membahas soal promosi dan investasi.

Berita tersebut tentulah sangat baik adanya karena ini menunjukkan pemerintah menyambut baik investasi dari luar negeri dan tidak anti asing. Seperti yang kita tahu, belakangan muncul sentimen nasionalisme di bidang investasi, seperti di Blok Mahakam misalnya.

Ketika pemerintah sadar bahwa kapasitas dalam negeri tidak akan mencukupi sehingga memerlukan bantuan dan investasi dari luar negeri, maka tentunya langkah seperti inilah yang harus dilakukan.

Dengan memanfaatkan kapasitas baik dari segi pendanaan maupun keahlian luar negeri, Indonesia bisa belajar juga mengenai hal tersebut dari perusahaan asing tersebut.


Kita harap saja semoga investasi tersebut lancar dan bisa segera dilaksanakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar