![]() |
| Jokowi - Shinzo Abe |
Kabar
baik untuk dunia investasi datang dari negeri Sakura. Presiden Joko Widodo
(Jokowi) berkunjung ke sana untuk mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri
Jepang Shinzo Abe di Tokyo. Buah dari pertemuan tersebut yaitu bahwa Jokowi
mengundang sebanyak-banyaknya investasi dari Jepang ke Indonesia.
Jokowi
menyampaikan bahwa tujuan dari pertemuan bilateral tersebut adalah agar semakin
banyak investor Jepang yang mau investasi di Indonesia terutama di
bidang-bidang yang mungkin bisa dikerjasamakan.
Sektor-sektor
yang dijanjikan Jokowi bisa dimasuki pebisnis Jepang adalah pembangkit listrik,
pelabuhan, infrastruktur jalan maupun jalan tol, hingga pembangunan kawasan
industri. Menurut Jokowi, tawaran Indonesia tersebut disambut baik oleh PM Abe.
Jokowi
menjelaskan bahwa dari pertemuan tersebut muncul kesepakatan mengenai promosi
investasi Indonesia-Jepang.
Jokowi
menargetkan pembangunan infrastruktur di Indonesia dalam 5 tahun ke depan akan
meningkat pesat. Salah satu fokus pertemuan ini memang membahas soal promosi
dan investasi.
Berita
tersebut tentulah sangat baik adanya karena ini menunjukkan pemerintah
menyambut baik investasi dari luar negeri dan tidak anti asing. Seperti yang
kita tahu, belakangan muncul sentimen nasionalisme di bidang investasi, seperti
di Blok Mahakam misalnya.
Ketika
pemerintah sadar bahwa kapasitas dalam negeri tidak akan mencukupi sehingga
memerlukan bantuan dan investasi dari luar negeri, maka tentunya langkah
seperti inilah yang harus dilakukan.
Dengan
memanfaatkan kapasitas baik dari segi pendanaan maupun keahlian luar negeri,
Indonesia bisa belajar juga mengenai hal tersebut dari perusahaan asing
tersebut.
Kita
harap saja semoga investasi tersebut lancar dan bisa segera dilaksanakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar