Kamis, 29 Mei 2014

Pemerintah Indonesia Kembali Lelang WK Migas, Akankah Menarik Minat Investor?



Pada penutupan pameran Indonesia Petroleum Association (IPA) Jumat (23 Mei 2014) lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengumumkan penawaran Wilayah Keja (WK) Minyak dan Gas Konvensional dan Konvensional untuk tahun 2014. Pertanyaan yang paling mendasar adalah apakah lelang kali ini bakal menarik minat para investor dibanding lelang WK Migas sebelumnya?

Pertanyaan berikutnya, apakah pemerintah telah mengevaluasi mengapa lelang WK Migas tahun lalu kurang diminati oleh investor? Bila pemerintah telah melakukan evaluasi dan pendalaman, seharusnya lelang kali ini mendapat respons baik dari investor. Semoga saja.

Kementerian ESDM menawarkan WK Migas konvensional dan non konvensional sebagai upaya untuk meningkatkan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan penemuan cadangan  Minyak dan Gas Bumi nasional. Saat ini cadangan minyak hanya tinggal 3,7 miliar barel, yang cukup untuk 12 tahun saja bila tidak ditemukan cadangan baru.

Jumlah Wilayah Kerja Konvensional yang ditawarkan adalah 13 (tiga belas) Wilayah Kerja yang terdiri dari 6 Wilayah Kerja  melalui mekanisme Penawaran Langsung dan 5 (tiga) Wilayah Kerja melalui mekanisme Lelang Reguler dan 2 Wilayah Kerja melalui mekanisme  Penawaran Langsung oleh Pertamina.

Jumlah Wilayah Kerja Migas Non Konvensional (MNK)  yang ditawarkan adalah 8 (delapan) Wilayah Kerja yang terdiri dari 3 (tiga) Wilayah Kerja  MNK melalui mekanisme Penawaran Langsung, 3 (tiga) Wilayah Kerja MNK melalui Lelang Regular dan 2 (dua) Wilayah Kerja MNK melalui mekanisme Penawaran Langsung oleh Pertamina. Berikut adalah nama Wilayah Kerja Migas Konvensional  dan Non Konvensional yang ditawarkan.

Wilayah Kerja Migas Konvensional
NO
WILAYAH KERJA
LOKASI
KETERANGAN
 1
North Madura II
Lepas Pantai Jawa Timur
Lelang Reguler
 2
Yamdena
Lepas Pantai Maluku
Lelang Reguler
 3
South Aru II
Lepas Pantai Maluku
Lelang Reguler
 4
Aru Trough I
Lepas Pantai Maluku
Lelang Reguler
 5
Aru Trough II
Lepas Pantai Maluku
Lelang Reguler
 6
North Central Java Offshore
Lepas Pantai Jawa Timur
Penawaran Langsung
 7
Kualakurun
Daratan, Kalimantan Tengah
Penawaran Langsung
 8
Garung
Daratan dan Lepas Pantai Kalimantan Tengah
Penawaran Langsung
 9
Offshore Pulau Moa Selatan
 Lepas Pantai Maluku
Penawaran Langsung
 10
Dolok
Daratan dan Lepas Pantai Papua
Penawaran Langsung
 11
South East Papua
Daratan Papua
Penawaran Langsung
 12
Abar
Lepas Pantai DKI Jakarta dan Jawa Barat
Penawaran Langsung Pertamina
 13
Anggursi
Lepas Pantai Jawa Barat dan jawa Tengah
Penawaran Langsung Pertamina

Wilayah Kerja Migas Non Konvensional

NO
WILAYAH KERJA
LOKASI
KETERANGAN
 1
MNK Sakakemang
Daratan Sumatra Selatan
Penawaran Langsung
 2
MNK Selat Panjang
Daratan Riau
Penawaran Langsung
 3
MNK Palmerah
Daratan Sumatra Selatan
Penawaran Langsung
 4
MNK Shinta
Daratan Sumatra Selatan
Lelang Reguler
 5
MNK North Tarakan
Daratan Kalimantan Utara
Lelang Reguler
 6
MNK Kutai
Daratan Kalimantan Timur
Lelang Reguler
 7
MNK Jambi I
Daratan Jambi
Penawaran Langsung Pertamina
 8
MNK Jambi II
Daratan Jambi
Penawaran Langsung Pertamina

Kita berharap lelang kali ini mampu menarik minat investor. Indonesia saat ini perlu meningkatkan cadangan migas, tanpa penemuan baru,Indonesia akan menghadapi krisis energi akut, dan negara bisa menghadapi ancaman ketidakstabilan ekonomi akibat ketergantungan pada impor migas. Mudah-mudahan pemerintah baru nanti memberikan perhatian lebih kepada industri migas nasional demi menjamin keamanan energi nasional. Yang paling penting, retorika pejabat-pejabat diikuti oleh aksi konkrit, tidak hanya berwacana. Indonesia butuh pemerintah yang bekerja, kabinet yang bekerja, bukan pemerintah yang terus berwacana, hanya memberi janji-janji manis. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar