![]() |
| listrik |
Kabar luar biasa lagi-lagi datang dari dunia investasi
Indonesia. Sepertinya memang investasi akan berjaya di bawah pemerintahan
Jokowi. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) baru saja dikabarkan menerima
permohonan izin investasi sektor ketenagalistrikan dari 12 perusahaan asing.
Adapun total investasi yang masuk dari 12 perusahaan tersebut mencapai USD8,94
miliar
Kepala BKPM Franky Sibarani menyatakan hal tersebut
merupakan bagian dari pelayanan PTSP Pusat di BKPM untuk sektor
ketenagalistrikan. Franky menambahkan selain permohonan perizinan dari
perusahaan asing, BKPM juga sudah menerima permohonan izin investasi
ketenagalistrikan dari 17 proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai
Rp3,45 triliun.
"Sektor ketenagalistrikan merupakan salah satu sektor
yang diprioritaskan dalam pemberlakuan PTSP Pusat. Paralel dengan layanan
perizinan ini, BKPM dan Kementerian terkait juga melakukan proses
penyederhanaan dan percepatan waktu pengurusan perizinan. Hal ini sesuai dengan
arahan Bapak Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla untuk melakukan proses
penyederhanaan perizinan," terangnya.
Franky juga menyatakan bahwa kedua belas perusahaan asing
tersebut tengah mengajukan perizinan 15 proyek listrik yang lokasinya tersebar
di 12 provinsi, yaitu Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur,
Lampung, Maluku, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi
Utara dan Sumatera Utara
Adapun ke-12 investor asing yang sudah mengajukan permohonan
izin ke BKPM berasal dari Jepang sebanyak tiga perusahaan dengan nilai
investasi USD1 Miliar, China satu perusahaan dengan nilai USD6,26 miliar,
Seychelles satu perusahaan senilai USD211,6 juta, Singapura lima perusahaan
senilai USD444 juta, serta dua perusahaan yang dimiliki oleh gabungan negara
dengan nilai investasi USD1,02 miliar.
Bagus sekali kalau pemerintah memang mendukung banjirnya
investasi dari luar. Ini berarti pemerintah realistis dan tidak alergi dengan
sentimen nasionalisme tidak bermutu. Yang penting rakyat bisa melihat hasilnya
dan bukan hisapan jempol belaka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar