![]() |
| Jokowi di World Ecnomic Forum |
Jakarta menjadi tuan rumah perhelatan akbar ekonomi dunia
tahun ini! Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut gembira penyelenggaraan
World Economic Forum On East Asia (WEF-EA) ke-24, di Jakarta, yang
pelaksanaannya berdekatan dengan Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA),
di Bandung.
Presiden berharap kedatangan para pemimpin bisnis dunia,
politisi, akademisi, dan pemimpin masyarakat lain dalam WEF-EA itu, bisa
melihat peluang usaha yang sangat besar di Indonesia.
“Silakan datang dan berinvestasi di Indonesia. Jika anda
menemui masalah, silakan hubungi saya,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan
sambutan pada pembukaan WEF-EA ke-24.
Dalam masa transisi ini, Jokowi mengaku Indonesia dan
negara-negara berkembang lainnya berada pada posisi yang sangat sulit. Namun,
ia yakin di dalam kendala pasti ada kesempatan.
"Faktanya, kendala yang kami hadapi adalah peluang bagi
Anda,” kata Jokowi.
Presiden mengisahkan, setelah tahun 1997, Asia Tenggara
mengalami krisis keuangan. Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah Indonesia
akan bertahan? Jawabnya, kata Jokowi, sudah hampir 20 tahun berlalu, Indonesia
saat ini menjadi negara demokrasi yang stabil.
Bhineka Tunggal Ika lebih kuat dari sebelumnya. Indonesia
telah menjadi lima besar negara dengan ekonomi terbesar di Asia serta merupakan
pemain kunci di G-20.
“Rakyat Indonesia sangat bijaksana. Mereka memiliki potensi
yang besar. Oleh sebab itu, saya disini untuk mengundang anda dengan keyakinan
100 persen, Indonesia akan bangkit. 100 yakin Indonesia akan bangkit,” ucap
Jokowi.
Presiden Jokowi kembali menyampaikan undangannya kepada para
peserta WEF-EA ke-24 untuk bergabung bersama dirinya dan seluruh rakyat
Indonesia dalam perjalanan yang sangat luar biasa, petualangan yang luar biasa,
dan untuk memperoleh profit yang luar biasa pula.
“Dan jika Anda menemui masalah, silakan hubungi saya!” tegasnya.
Pernyataan ini tentunya sangat disambut baik oleh semua
calon investor di Indonesia. Para investor pasti akan merasa lebih tertarik dan
diundang untuk berinvestasi di Indonesia.
Memang di masa Jokowi ini adalah masa keemasan investasi
Indonesia karena rejim yang sangat terbuka bagi investor. Semoga hal ini tetap
akan bisa dipertahankan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar