![]() |
| investasi |
Kabar luar biasa datang dari dunia investasi. Badan
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) baru saja mengumumkan bahwa realisasi
investasi sepanjang 2014 mencapai Rp 463,1 triliun. Angka ini menunjukkan
peningkatan 16,2% dibanding 2013 yang sebesar Rp 398,6 triliun.
"Januari- Desember 2014, realisasi penanaman modal
mencapai Rp 463,1 triliun. Disumbang oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
Rp 156,1 trilun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 307 triliun," ujar
Kepala BKPM Franky Sibarani.
Franky menerangkan bahwa investasi kebanyakan masih terjadi
di Pulau Jawa yang mencapai lebih dari 50%. "Di Jawa Rp 263,3 triliun atau
sekitar 56,9%. Sementara realisasi di luar Jawa Rp 199,8 triliun atau
43,1%," terang dia.
Ketika dilihat dari sebaran dan jenis investasinya, PMDN
kebanyakan terjadi di sektor listrik, gas, dan air bersih Rp 13,3 triliun.
Berdasarkan lokasi investor Jawa Timur menjadi favorit investor domestik,
dengan nilai investasi Rp 38,1 triliun.
Sementara itu untuk PMA, kebanyakan adalah sektor pertambangan
yaitu hingga mencapai US$ 4,7 miliar (Rp 56,4 triliun). Lokasi favorit investor
asing adalah Jawa Barat, dengan nilai investasi US$ 6,6 miliar (Rp 79,2
triliun).
BKPM menyatakan bahwa akan berupaya agar ke depan investasi
terus meningkat. Upaya ini sudah dilakukan melalui penerapan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (PTSP) sejak 26 Januari 2015 lalu.
Sementara itu pada kuartal IV-2014, realisasi penanaman
modal tercatat mencapai Rp 120,4 triliun. Disumbang oleh PMDN Rp 41,7 triliun
dan PMA Rp 78,7 triliun.
Luar biasa pencapaian Indonesia tahun lalu. Seharusnya tahun
ini ditingkatkan lagi! Perijinan dan birokrasi harus dipermudah lagi. Perijinan
harus dijadikan satu pintu benar supaya investasi menjadi makin menarik.
Adapun kita seharusnya tidak menyia-nyiakan kesempatan
investasi yang ada. Misalkan saja Total E&P yang sudah menyatakan
kesediaannya untuk berinvestasi hingga triliunan rupiah di Blok Mahakam tahun
ini. Akan sangat bodoh apabila kita buang percuma kesempatan ini.

BalasHapusSaya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut