![]() |
| investor membantu memberantas kemiskinan |
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anton J Supit
menyatakan bahwa pemerintah bisa mengandalkan investor dalam upaya pengentasan
kemiskinan di Indonesia. Salah satunya dengan menciptakan lapangan pekerjaan
dari investasi yang dibangun di Indonesia. Hal tersebut memang sangat masuk di
akal.
Namun tentunya investasi yang masuk ke Indonesia juga harus
yang bermanfaat untuk Indonesia terutama penduduknya dalam penciptaan lapangan
pekerjaan.
"Hal ini berkaitan dengan tugas pokok sebuah negara.
Karena tugas mendasar dari pemerintah adalah menghapuskan kemiskinan dan
menyejahterakan rakyatnya semaksimal mungkin. Jadi investasi yang masuk ke
Indonesia tapi tidak menyejahterakan itu tidak baik. Karena itu kita
harus menyesuaikan dengan kebutuhan negara kita, investasi apa yang
dibutuhkan," ujarnya.
BKPM yang selama ini sudah melaksanakan tugasnya dengan baik
dalam menyeleksi investasi yang bermanfaat untuk masyarakat khususnya dalam
penciptaan lapangan kerja.
"Investor itu kan yang dicari profit. Tapi tentunya,
investor yang baik itu bukan hanya cari profit tapi harus berkembang. Dengan
kata lain, dia harus dapat profit untuk berkembang," tutur Anton.
Meski demikian, pihaknya masih memiliki kekhawatiran akan
pemahaman investasi yang tidak dipahami betul oleh para kepala daerah atau
provinsi soal meng-entertain investor.
Pasalnya, banyak kepala daerah atau provinsi yang hanya
mengerti, investor melakukan investasi di Indonesia untuk memberikan manfaat
untuk perusahaan mereka sendiri.
"Mereka seharusnya jangan merasa kalau kita
meng-entertain investor ini hanya berikan manfaat untuk investornya saja.
Investor harus memberi manfaat yaitu membuka lapangan kerja di daerah sehingga
masyarakat bisa bekerja dan berkembang," ujar dia.
Tentu saja semua hal yang sudah dipaparkan di atas masuk di
akal dan benar adanya. Maka pintar-pintarnya pemerintah untuk mewujudkan dan
mempermudah investasi yang mana.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar